This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sains. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Juni 2012

Cara Kaktus Menghemat Air


Kaktus mempunyai satu akar lurus dan panjang yang jauh masuk ke dalam tanah. Dan akar-akar samping banyak menyebar untuk menghisap air. Keadaan akar demikain mengakibatkan kaktus mampu menyerap air walaupun hanya terdapat sedikit air di dalam tanah.
Setelah terhisap, air disimpan di dalam batang yang dilindungi kulit yang tebal dan berduri. Akibatnya, batang kaktus menggembung. Jika tidak ada hujan, kaktus menggunakan cadangan air yang tersimpan dalam batang.

Biofuel dapat Memperburuk Pemanasan Global?


Ditengah-tengah maraknya anjuran penggunaan energi alternatif, biofuel yang diduga menjadi bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan justru memperburuk pemanasan global.
Dalam pendapat yang dikemukakan Keith A.Smith dan Timothy D Searchinger dari Universitas Edinburgh, dalam seminar Crop-based biofuels and associated environmental concerns, GCB Bioenergy Juni 2012, bahwa pengembangan biofuel justru membuat bumi semakin panas.

Minggu, 20 Mei 2012

Tahun 2050, Manusia Membutuhkan 3 Planet Baru


planet baru

Pertumbuhan populasi manusia dan semakin majunya peradaban manusia ternyata mempunyai efek samping yang sangat buruk bagi kelangsungan Bumi. Usia bumi diperkirakan semakin menyusut seiring dengan keragaman sumber daya hayati di Bumi akibat aktivitas manusia. Dengan semakin banyaknya industri dan polusi, terkikisnya hutan menyebabkan ragam hayati terus berkurang. Menurut penelitian yang dilakukan oleh WWF, sejak tahun 1970 hingga sekarang Bumi mengalami penurunan ragam hayati sebesar 28%. Sedang di negara-negara dengan industri maju seperti Eropa dan Amerika, penurunan bahkan mencapai 60%.

Lantas, Apa akibat paling parah dari hasil laporan tersebut?
WWF mengasumsikan manusia membeutuhkan planet baru dalam kurun waktu 50 tahun yang akan datang. Jika kondisi seperti ini akan semakin buruk, manusia membutuhkan planet baru. Sebab saat ini tekanan air dan tanah sudah mendekati kondisi kritis. Saat ini kita sudah menggunakan lebih dari 50% sumber daya alam di Bumi,saat ini kita hidup dalam 1,5 planet",kata dirjen WWF International Jim Leape.

Jika ekologi manusia seperti ini terus berlanjut pada 2050 kita membutuhkan 3 planet baru untuk mendukung pola konsumtif manusia yang semakin tak terkendali.Rata-rata, negara dengan pernghasilan tinggi memiliki jejak ekologi lima kali lebih banyak dibanding negara dengan penghasilan rendah seperti dikutip UPI.

Nah,yang menjadi pertanyaanya sekarang adalah, adakah planet baru untuk manusia?

10 Sumber Energi Terbarukan Indonesia



Indonesia adalah negeri yang kaya raya. Sumber daya alamnya sangat melimpah. Beberapa di antaranya bisa dikembangkan menjadi energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar minyak yang terus menurun dan menyusut.
Sejumlah negara masih mengandalkan minyak bumi, batu bara, dan gas alam untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan energinya. Padahal, stok bahan bakar fosil sebagai sumber energi saat ini terus berkurang. Dalam banyak studi, Indonesia menyimpan ribuan energi terbarukan (renewable energy).
Berikut 10 energi terbarukan yang dimiliki Indonesia dan berpotensi besar untuk menyediakan sumber energi berlebih.
1. Energi matahari
PT PLN (Persero) memanfaatkan energi ini untuk menerangi 1.000 pulau terpencil pada 2012.
2. Energi biomasa (biomass energy)
Sektor perkebunan menyumbang 64 juta ton limbah untuk energi ini.
3. Hydropower (sumber daya air)
Sungai-sungai dan air terjun di Indonesia sangat potensial bagi energi ini.
4. Energi dari laut (ocean energy)
Masih seputar lautan. Lautan menyediakan energi terbarukan (renewable energy), seperti energi gelombang atau pemanfaatan pasang surut air laut dapat digunakan untuk membangkitkan energi listrik dan energi panas air laut (ocean thermal energy)—yang berasal dari panas yang tersimpan dalam air laut.
5. Energi angin
Sepertiga luas Indonesia adalah lautan. Potensi angin sebagai energi terbarukan dengan menggunakan turbin angin untuk menghasilkan listrik.
6. Energi geothermal
Di dalam perut negeri ini, tersimpan 40 persen cadangan panas bumi di dunia. Mayoritas masih ‘tidur’ di bumi Andalas atau Sumatra. Cadangan panas bumi di Sumatra sebesar 6.645 Megawatt electric (MWe) atau hampir 50 persen dari total cadangan nasional, sebesar 15.882 MWe.
7. Hidrogen
Hidrogen memiliki potensi yang amat besar sebagai bahan bakar dan sumber energi.
8. Biodiesel
Saat ini, pengembangan biodiesel yang bersumber dari tanaman jarak (Jatropha) terus dilakukan. Sayang, energi ini belum dikembangkan secara maksimal.
9. Bioetanol
Bioetanol merupakan salah satu jenis biofuel (bahan bakar cair dari pengolahan tumbuhan) di samping biodiesel. Bisa berbahan baku dari singkong, jagung, kelapa sawit.
10. Gasifikasi batu bara (gasified coal)
Beberapa perusahaan sudah mengembangkan dan memanfaatkan energi ini.

Kamis, 17 Mei 2012

Foto Terbaru Matahari oleh NASA


 



Usaha Antariksa Nasional Amerika Serikat (AS) atau NASA menggeser posisi dua satelit pengintai terbaiknya ternyata tidak sia-sia.

Terbukti, dua satelit senilai US500 juta itu berhasil membidik rupa pusat tata surya dari berbagai penjuru. Dua satelit Solar Terrestrial Relations Observatory (Stereo) berada pada posisi yang tepat.Berada pada posisi hasil pergeseran, keduanya justru sanggup meneropong matahari dengan hasil yang sangat menakjubkan. Matahari, bintang yang setia sebagai pusat tata surya yang tampak kekuningkuningan bila dilihat dari bumi, kini tergambar jelas. Pada Minggu (6/2), matahari tepat berada di tengah-tengah kedua satelit Stereo.Dengan posisi seperti itu, menurut NASA, kedua satelit bisa membidik rupa fisik matahari lebih jelas dari sebelumnya. NASA berharap kedua satelit dapat mengambil potret matahari dengan putaran 360 derajat.

Kalau berhasil, hasil itu akan menjadi potret putaran 360 derajat matahari yang pertama sepanjang sejarah program antariksa. Diluncurkan pada 2006,dua satelit kembar pada awalnya diposisikan terpisah dalam rentang jarak tertentu. Misi utama keduanya adalah untuk mempelajari ledakan besar yang diciptakan matahari. Konon, ledakan itu mampu menyemburkan miliaran ton partikel ke arah bumi. Partikel-partikel yang tersembur dari pusat tata surya barangkali indah kalau diteropong lewat kamera khusus. Meski demikian, semburan partikel tetap memiliki efek negatif. Dipaparkan NASA, semburan partikel kerap mengaburkan pandangan astronot atau hanya pesawat antariksa yang tengah menjelajah dekat matahari.

Tidak hanya itu,semburan partikel yang mampir ke bumi pun terkadang mengacaukan beberapa sistem utama,termasuk listrik dan satelit. Profesor Richard Harrison dari Laboratorium Rutherford Appleton,Inggris,yang menjadi investigator proyek menerangkan bahwa kedua satelit telah memberikan gambar-gambar terbaik matahari.“Berada jauh dari garis lurus matahari–bumi, Anda bisa memasang jarak antara matahari dan bumi, lantas melihat awanawan serupa Coronal Mass Ejections (CMEs),” paparnya.
CMEs merupakan istilah yang digunakan ilmuwan untuk menyebut partikel yang tersembur dari matahari.