This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Juni 2012

Indahnya Alun-alun di Kota Lamongan


Alun-alun Kota Lamongan merupakan salah satu contoh alun-alun yang cukup representatif bagi warganya. Selain areanya cukup luas, juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan ruang publik seperti taman, arena bermain, jogging track dan sebagainya.
Adanya fasilitas dan ruang publik itu bisa menjadi sarana untuk kegiatan resmi yang berkiatan dengan pemerintah dan bagi warga untuk beraktifitas olahraga, kesenian, budaya, dan refreshing.

Menikmati Manisan Jambu dari Medan



Jambu biji atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Guava, mungkin merupakan buah yang sangat mudah kita temukan. Buah yang didominasi dengan biji kecil-kecil ini sangat kaya akan vitamin C.

Namun, ada sebuah lokasi kuliner di Medan, Sumatera Utara, yang menjadikan buah jambu biji ini sebagai kuliner yang enak, yaitu manisan jambu. Saat ini banyak wisatawan yang menjadikan kuliner manisan jambu ini sebagai oleh-oleh.

Selasa, 12 Juni 2012

Menjelajahi Gua Gudawang Bogor


Gua Gudawang, itulah namanya, sebuah tempat wisata yang berada di kecamatan Cigudeg, Parung Panjang Bogor. Nama Gudawang sendiri konon katanya berasal dari kuda lawang yang artinya buntut atau ekor kuda yang di kepang.
Gua Gudawang baru saya dengar dari teman kerja. Lokasi gua Gudawang ini sebenarnya sudah sering saya lewati, karena arahnya sejalan jika akan ke Puncak Bogor. Lokasi gua justru lebih dekat untuk dikunjungi dan menurut saya lebih menarik dan menantang tentunya.

Wahana Rekreasi Jatim Park 1 di Batu Malang


 Hari Sabtu kemarin saya dan keluarga mengadakan liburan ke salah satu tempat wisata di Kota Wisata Batu, Malang. Tepatnya di Jatim Park 1. Kenapa memakai angka 1? Memangnya Jatim Park ada berapa?
Jatim Park sebenarnya ada 2. Sejak beberapa tahun ini Pemerintah Kota Batu mengoptimalkan potensi alam mereka dalam pembangunan bidang wisata alam sekaligus tempat belajar. Salah satu wujudnya adalah membangun obyek wisata Jatim Park 1 dan Jatim Park 2.

Uji Adrenalin di Wisata Kalisuci Yogyakarta


Berwisata tak selulu identik dengan hal-hal yang membuat kita santai dan rileks. Tak jarang wisata yang ekstrim dan memicu adrenalain, dapat menjadi salah satu wisata alternatif. Salah satu wisata ekstrim yang di kawasan Gunung Kidul Yogyakarta, yaitu cave tubing Kalisuci.
Ekowisata kalisuci ini menawarkan perpaduan antara pemandangan alam dan tantangan yang memacu adrenalin. Wisata ekstrim cave tubingKalisuci ini menawarkan sensasi menyusuri sungai bawah tanah yang mengalir dengan arus yang cukup deras.

Jalanan Kota Semarang Saat Malam


 
Selepas pertemuan dengan kawan-kawan di Yayasan Setara pada Kamis lalu 7 Juni 2012, malamnya saya lanjutkan berkeliling ke beberapa tempat. Teman yang semula mengajak, justru tidak bisa dihubungi.
Sama sekali tidak ada keterangan darinya, pun hingga esok harinya. Atau karena beberapa hari sakit, kondisi tubuhnya belum pulih benar sehingga tidak memungkinkan dia keluar malam, entahlah.

V8, Hotel Bagi Penggila Mobil di Jerman



Di Jerman, ada Hotel yang ditujukan kepada para penggemar mobil. Hotel ini bernama Hotel V8. Hotel ini terletak di Stuttgart, Jerman, yang merupakan pusat pembuat mobil internasional di Jerman.
Hotel V8 adalah surga bagi penggemar mobil. Tempat tidur di hotel ini terbuat dari mobil asli. Para tamu bisa tidur di semua tipe mobil, mulai dari Morris Minor sampai Mercedes Benz.

Jelajah Kuliner Bakso di Yogyakarta


Ada banyak sekali warung bakso di kota Yogyakarta. Tapi, ada satu warung bakso yang memang enak di lidah serta membuat kangen untuk kembali menikmati bakso tersebut. Warung itu adalah warung bakso Pak Supri.
Yang membuat bakso ini terasa spesial adalah potongan dagingnya. Selain itu, kuah bakso ini kental dan sangat terasa bumbunya. Rasa dari baksonya juga enak. Bakso ini dulu sering saya kunjungi pada saat kuliah bersama teman-teman.

Wisata Taman Pohon Ajaib Singapura


Singapura tak pernah berhenti membangun. Marina Bay yang cantik dan sukses mendatangkan wisatawan dari berbagai belahan dunia pun terus dipermak. Pada 29 Juni 2012, objek wisata diselatan singapura itu akan memiliki surga ekowisata Gardens By The Bay, taman yang akan dihiasi oleh pohon ajaib Supertree.
Pohon-pohon super yang tingginya berfariasi antara 25 meter dan 50 meter itu tak sekedar menjadi hiasan. Setiap pohon memiliki fungsi unik yang mendukung program ramah lingkungan dikawasan tersebut.  

wah...ini nih yang ajaib....

Hutan buatan manusia ini memiliki 18 supertree yang berfungsi sebagai taman vertikal, pembangkit tenaga surya, ventilasi udara dan tandon air. Sebelas supertree yang berfungsi sebagai pembangkit listrik tenaga surya memiliki sistem fotovoltaik itu akan mengubah sinar matahari menjadi energi.

Nantinya pengunjung bisa menikmati panorama sekitar taman melalui jembatan udara yang disebut Skyway OCBC. Tinggi jembatan udara itu adalah sekitar 22 meter dari atas tanah, dan terhubung dengan Supertrees yang menjulang ke langit mencapai 42 meter.

Acara pembukaan hutan buatan ini rencananya akan menampilkan dua daya tarik utama, cahaya dramatis OCBC dan irama alam. Garden By The Bay akan dibuka secara resmi tanggal 2 Juli 2012 dengan tampilan lengkap termasuk efek khusu multimedia, namun sudah mulai boleh dikunjungi pada tanggal 29 Juni.

Setiap supertree dihiasi dengan tanaman dan bung-bunga tropis. Berbagai tumbuhan tropis dan paku-pakuan juga bakal menghiasi kerangka baja pohon buatan tersebut. Selain dirambati tumbuhan hijau supertree ini ramah lingkungan karena menggunakan tenaga matahari. Energi itu dipakai untuk menyalakan lampu warna warni dipohon raksasa tersebut ketika malam. Biaya untuk membangun taman ini mencapai 1 juta miliar dolar Singapura.

Jumat, 25 Mei 2012

Berkunjung ke Keraton Surakarta


Keraton Kasunanan merupakan salah satu saksi sejarah lahirnya Kota Solo yang sudah tak asing lagi dan bahkan seakan menjadi ikon Kota Solo itu sendiri. Bangunan keraton ini terbilang sangat unik, bila saya amati bangunan ini tak seberapa megah namun menimbulkan kesan unik dan sakral. Warna dominan yang menghiasi seluruh kompleks keraton ini adalah warna biru, menambah kesan sejuk dan nyaman ketika memasukinya. Benar-benar terasa arsitektur gaya Jawa-Eropa disini.

Bangunan yang paling menarik perhatian saya, dan mungkin juga semua orang yang pernah datang ke keraton ini adalah sebuah menara megah yang disebut dengan Panggung Sangga Buwana (Panggung Songgo Buwono). Desain bangunan ini menunjukkan betapa hebatnya arsitektur pada jaman itu. Salah satu arsitek istana ini adalah Pangeran Mangkubumi (kelak bergelar Sultan Hamengkubuwono I) yang juga menjadi arsitek utama Keraton Yogyakarta. Oleh karena itu tidaklah mengherankan jika pola dasar tata ruang kedua keraton tersebut (Yogyakarta dan Surakarta) banyak memiliki persamaan umum.

Secara umum pembagian keraton meliputi: Kompleks Alun-alun Lor/Utara, Kompleks Sasana Sumewa, Kompleks Sitihinggil Lor/Utara, Kompleks Kamandungan Lor/Utara, Kompleks Sri Manganti, Kompleks Kedhaton, Kompleks Kamagangan, Kompleks Srimanganti Kidul/Selatan dan Kemandungan Kidul/Selatan, serta Kompleks Sitihinggil Kidul dan Alun-alun Kidul.

Kompleks keraton ini juga dikelilingi dengan baluwarti, sebuah dinding pertahanan dengan tinggi sekitar tiga sampai lima meter dan tebal sekitar satu meter tanpa anjungan. Dinding ini melingkungi sebuah daerah dengan bentuk persegi panjang. Daerah itu berukuran lebar sekitar lima ratus meter dan panjang sekitar tujuh ratus meter. Kompleks keraton yang berada di dalam dinding adalah dari Kemandungan Lor/Utara sampai Kemandungan Kidul/Selatan. Kedua kompleks Sitihinggil dan Alun-alun tidak dilingkungi tembok pertahanan ini.

Galeri Foto Keraton Kasunanan (Dari berbagai sumber):

Sumber gambar: pasarkreasi.com
Sumber gambar: nusantara-blog.blogspot.com
Sumber gambar: soloaja.com
Sumber gambar: flickeflu.com
Sumber gambar: archive.kaskus.us
Sumber gambar: koranjitu.com
Sumber gambar: flickeflu.com

Di sekitar kompleks Keraton Kasunanan ini kita bisa dengan mudah menuju Pasar Klewer, Masjid Agung, Pasar Gading, Serabi Notosuman, maupun Gladag Langen Bogan yang merupakan pusat kuliner di Kota Solo

Selasa, 22 Mei 2012

Goa Gajah Nan Memesona di Pulau Bali


Goa Gajah adalah satu diantara sekian banyak tempat wisata di Bali yang mempesona para wisatawan. Berkunjung ke Goa Gajah serasa menelusuri masa lalu kebudayaan Bali sejak jaman purba. Pemandu wisata (tour guide) yang membimbing liburan kami di Bali banyak bercerita tentang obyek wisata di Bali yang satu ini. Goa Gajah terletak di Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali. Obyek wisata ini berada tak jauh dari Ubud, Bali. Gua kuno ini termasuk dalam salah satu situs bersejarah yang dilindungi oleh Pemerintah Indonesia.
Begitu datang di lokasi gua, para wisatawan memandang sekeliling Goa Gajah. Amazing! Panorama di depan mata menampakkan sebuah gua dengan pahatan indah. Goa Gajah dibangun dengan tujuan dijadikan sebagai pusat peribadatan masyarakat Bali kuno. Pada bagian luar pura kuno ini terdapat kolam pancuran yang berukuran cukup besar. Wisatawan bisa melihat ke dalam bilik kolam. Disana terlihat dengan jelas pancuran air yang mengalir dari badan beberapa arca yang berdiri berjajar seolah menyambut kunjungan wisawatan.
Daya Tarik Tempat Wisata Goa Gajah di Pulau Bali
Daya Tarik Tempat Wisata Goa Gajah di Pulau Bali

Goa Gajah dan Koleksi Ratusan Arca Batu

Arca di halaman depan Goa Gajah terdiri dari dewa dewi dalam mitologi Hindu. Bentuk pahatan arca tersebut khas Bali. Klasik, anggun, dan sempurna. Sungguh Pulau Bali memang Pulau Dewata yang sebenarnya. Arca tersebut asli dibuat pada jaman kuno, bukan dibuat oleh seniman Bali masa kini. Masyarakat Bali yang religius sangat menjaga keaslian dan kelestarian tempat wisata Goa Gajah sehingga sebagian besar area tersebut dibiarkan alami.
Jalan-jalan ke Goa Gajah Bali tidak akan lengkap kalau tidak masuk ke dalam pura kuno tersebut. Terdorong oleh rasa penasaran ada apa di dalam pura gua batu itu, wisatawan pun bertanya kepada pemandu wisata yang asli Bali itu. Apakah turis yang berkunjung boleh masuk ke dalam pura? Tour guide itu menjelaskan tidak ada larangan bagi wisatawan untuk masuk ke dalam pura batu Goa Gajah. Meski demikian, terdapat sejumlah aturan yang harus dipatuhi oleh pengujung. Apa saja aturan masuk pura Goa Gajah?
Masyarakat Hindu yang melestarikan pura bersejarah Goa Gajah memiliki falsafah Tri Kaya Parisudha. Arti falsafah tersebut adalah menjaga pikiran, ucapan dan tindakan agar tetap bersih. Itulah aturan tidak tertulis yang wajib dipatuhi oleh setiap wisatawan yang akan masuk ke Goa Gajah. Goa Gajah diperkirakan dibangun pada abad ke-10 Masehi. Fungsi Goa Gajah pada awalnya untuk tempat bertapa. Maka tidak mengherankan bila tempat wisata di Bali ini memiliki koleksi ratusan arca bersejarah.
Daya Tarik Tempat Wisata Goa Gajah di Bali Indonesia
Daya Tarik Tempat Wisata Goa Gajah di Bali Indonesia

Goa Gajah Simbol Kerukunan Agama di Bali

Fakta unik dan menarik dari Goa Gajah adalah arca yang berada di dalam gua bukan hanya berupa dewa-dewi agama Hindu, tetapi juga terdapat arca Buddha. Dari sini timbul dugaan bahwa pada masa itu telah tumbuh toleransi beragama yang kuat antara pemeluk agama Hindu dan Buddha di Bali. Kedua agama tersebut bisa hidup berdampingan secara rukun dan berbagi tempat ibadah. Kerukunan antar umat beragama tersebut bukan hanya terjadi pada masa lalu, tetapi juga terjalin sampai sekarang. Hal ini terbuksi dengan dibiarkannya arca Buddha bersanding dengan arca agama Hindu di Goa Gajah.
Semakin masuk ke dalam area Goa Gajah, suasana yang bisa kita rasakan semakin sepi. Entah karena waktu itu banyak wisatawan yang memutuskan hanya melihat-lihat bagian luar, atau memang aura mistis pura selalu demikian. Yang jelas, kesan sunyi, teduh, tenang, dan angker akan terasa begitu kita memasuki lorong yang berceruk-ceruk pada bagian dalam. Buat wisatawan yang takut kegelapan, disarankan membawa penerangan (misalnya lampu senter) sejak berangkat. Turis yang ingin mengenal lebih jauh makna dibalik posisi arca bisa bertanya kepada pemandu wisata.
Cara meletakkan arca pada bagian gua adalah dengan membuat ceruk-ceruk batu. Tampilannya mirip dengan cara kita menyimpan koleksi buku pada lemari pajangan. Hanya saja kali ini kondisi dan bahan yang dipakai adalah bebatuan pegunungan cadas. Salah satu arca yang menarik perhatian wisatawan adalah arca Ganesha. Ganesha adalah lambang Dewa Kebijaksanaan dalam mitologi Hindu. Seperti yang kita ketahui, Ganesha adalah manusia yang berkepala gajah. Ia merupakan putra Dewa Syiwa yang memiliki kesaktian, keluhuran budi, sekaligus kepandaian. Arca Ganesha ini berusia ribuan tahun dan memiliki nilai sejarah yang tinggi.
Kakayaan seni dan budaya Bali sudah terkenal sampai ke mancanegara. Alam yang indah juga menjadi daya tarik tersendiri bagi iklim wisata di Bali. Jutaan turis domestik dan asing setiap tahun berbondong-bondong liburan ke Bali. Goa Gajah menjadi satu diantara sekian banyak keindahan Pulau Bali yang wajib kita nikmati dan kita lestarikan. Mari jelajahi keindahan budaya Indonesia!
Daya Tarik Tempat Wisata Goa Gajah di Pulau Bali

Kamis, 17 Mei 2012

Pilihan Wisata Pantai di Yogyakarta



*Di Puncak Asmara (Pantai Siung)*
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) atau lebih akrab disebut Jogja memang mempunyai alam yang istimewa. Dengan luas 3.185,80 km2 Keindahan Jogja membentang dari puncak gunung hingga tepian samudra. Dengan bentang alam yang memesona tersebut sekaligus didukung pula dengan kekhasan budayanya, nggak heran jika akhirnya Jogja menjelma menjadi salah satu daerah tujuan wisata favorit di Indonesia. Dan, salah satu keindahan Jogja tampak sangat jelas di hamparan pantai yang membentang di tiga kabupaten di provinsi istimewa ini yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia di sisi selatannya. Tiga kabupaten tersebut adalah Kabupaten Kulonprogo di paling barat, kemudian Kabupaten Bantul, dan terakhir Kabupaten Gunung Kidul di sisi timur.  Kalo liat peta tampak cukup panjang daerah di Jogja yang berbatasan langsung dengan laut! Apalagi kalo cuman untuk guling-gulingan. *kurang kerjaan banget, deh!*
Maka, kegiatan berburu pantai di Jogja itu nggak kalah serunya dengan maen Angry Birds! EEAA
Pantai Parangtritis atau Trio BKK (Baron, Krakal, Kukup) memang namanya cukup ‘bergema-bergema-di-hati-penggemarnya’ , bahkan dikenal hingga luar Jogja. Namun sebenarnya pantai di Jogja nggak cuman itu saja, lho. Masih banyak pantai-pantai di Jogja! Bahkan kalo diliat list pantai di Gunung Kidul versi situs wisata gunung kidul saja saya merasa malu karena nggak sampe setengahnya yang berhasil saya kunjungin, hiks! Padahal, pantai-pantai di Jogja nggak cuman di Gunung Kidul aja, masih ada di Bantul hingga Kulonprogo. Nah, lho! Butuh berapa lama tuh untuk muterinnya? Hihi.
Sebenarnya saya sendiri sudah mengunjungi minimal satu pantai di masing-masing kabupaten, namun memang cukup banyak yang belum pernah dijadikan tempat buat ajang narsis sehingga saya merasa harus bikin list pantai di Jogja yang harus saya kunjungi suatu saat nanti! So, mari berburu pantai di Jogja!*telepon rajawali milik Indosiar untuk nganterin

@Pantai di Kabupaten Kulonprogo, Jogja

Pantai-pantai di kabupaten dengan ibukota di Wates ini memang tampak kurang berasa gaungnya dibandingkan dengan pantai-pantai di dua kabupaten lainnya. Salah satu pantai yang pernah saya kunjungi adalah Pantai Glagah  beberapa tahun silam pas saya baru saja lulus kuliah dan sekurus tiang listrik.
*Pantai Glagah di Tahun 2007*
Sebenarnya selain Pantai Glagah masih terdapat pantai lainnya, seperti Pantai Trisik dan Pantai Congot. Untuk Pantai Congot sendiri  sebenarnya berdekatan dengan Pantai Glagah (ke arah barat-cmiiw) namun karena letaknya berada di dekat muara sungai, saat itu saya dan teman-teman urung untuk mampir dan malah bablas hingga ke Pantai Ketawang di Purworejo.
*Pantai Glagah (sumber: travel jogja)*
Sedangkan apabila berjalan ke arah timur dari Pantai Glagah akan ditemui Pantai Trisik. Menurut informasi di Yogyes, pantai ini memiliki suasana pedesaan di pesisir yang mayoritas memiliki mata pencarian sebagai nelayan. Selain itu terdapat pula Tempat Pelelangan Ikan di dekat Pantai Trisik.
*Pantai Trisik (Sumber: Yogyes)*
Dan, salah satu keistimewaan lain dari Pantai Trisik adalah pantai merupakan salah satu tempat persinggahan burung migran dari berbagai wilayah.
Huwiss, keren, deh! Tapi ternyata masih ada pantai lain, lho. Hasil googling(yang menurut Roid si PNS Sexy itu udah kayak Bismillah sebelum makan) di blog INI saya nemuin satu pantai lagi di Kulonprogo dengan nama Pantai Bugel yang berada di antara Pantai Trisik dan Pantai Glagah.
 *Pantai Bugel Kulonprogo (Sumber)*

@Pantai di Kabupaten Bantul Jogja

Pantai Parangtritis dengan segala kisahnya menjadi primadona tersendiri di kabupaten ini, namun sebenarnya masih ada pantai-pantai lain di Bantul yang nggak kalah memikatnya.
*Pantai Parangtritis via Yogyes*
Berdasarkan situs resmi DPRD Bantul terdapat tiga kawasan wisata pantai di sini, yakni Kawasan Wisata Parangtritis, Kawasan Wisata Samas dan Kawasan Wisata Pandansimo.
Kawasan Wisata Parangtritis sendiri merupakan kawasan wisata yang paling tersohor. Terakhir saya berkunjung ke sini pada tahun 2008 make motor bareng teman-teman yang sedang kuliah di Jogja. Hanya bermodalkan kamera VGA saya tampak kesulitan untuk mengabadikan keindahan Parangtritis. *terjadul*
Kawasan Parangtritis ini sebenarnya memiliki beberapa pantai selain Parangtritis, seperti Pantai Parangendog, Pantai Parangkusumo, Pantai Parangharjo dan Pantai Depok yang terkenal dengan wisata kulinernya.
Selain itu masih ada satu tempat yang mepet pantai dimana saya pengin banget ke sana, yakni Gumuk Pasir, yang meskipun bukan padang pasir namun tetap menggoda untuk dikunjungi meskipun sebenarnya emang udah pernah lihat namun belum puas aja kalo belum explore. Apalagi konon gumuk pasir ini merupakan satu-satunya fenomena alam yang ada di Asia Tenggara!
*Gumuk Pasir Parangtritis (Sumber)*
Kawasan wisata kedua, yakni Samas memiliki pantai seperti Pantai Samas, Pantai Patihan, Pantai Goa Cemara dan satu mercusuar yang membelah langit Jogja! Beruntung saya sudah pernah mendaki mercusuar ini beberapa tahun yang lalu. Keren banget kalo pas cuacanya bagus! Sayang dulu pas mendung.
Kawasan wisata di Bantul berikutnya adalah Pandansimo. Hampir semua pantai di Pandansimo ini belum pernah saya jelajahi. Beberapa pantai yang berada di sini adalah Pantai Pandansimo, Pantai Kwaru yang memiliki kemiripan dengan Pantai Goa Cemara karena kawasan pantainya ditumbuhi pohon cemara udang, dan Pantai Baru di Srandakan yang saya ketahui dari blog ini.

 @Pantai di Kabupaten Gunung Kidul, Jogja

Meskipun tampak cukup gersang namun Gunung Kidul menyimpan pesona pantai indah, termasuk pantai dengan pasir putih!
*Pantai Siung*
Seperti yang sudah saya sebutkan di awal jika saya sendiri belum bisa mengunjungi separuh dari jumlah pantai di kabupaten ini karena saking banyaknya. Berikut list pantai yang saya dapat dari situs wisata gunung kidul:
Pantai Banyunibo , Pantai Baron, Pantai Busung, Pantai Butuh, Pantai Drini,  Pantai Gesing, Pantai GrigakPantai Jagang Kulon, Pantai Jogan Wetan, Pantai Karangtelu, Pantai Kelosirat, Pantai Kesirat, Pantai Klampok, Pantai Klumpit, Pantai Krakal, Pantai Krokoh, Pantai kukup, Pantai Lambor, Pantai Langkap, Pantai Muncar, Pantai Nampu, Pantai Ngandong, Pantai Ngetun, Pantai NgobaranPantai Ngondo, Pantai Ngrenehan, Pantai Nguluran, Pantai Ngungap,Pantai Ngunggah, Pantai Nguyahan, Pantai Pakundon, Pantai Parangedong, Pantai Parangracuk, Pantai Sadeng,Pantai Sawahan, Pantai Sepanjang, Pantai Siung, Pantai Slili, Pantai Songlibeg, Pantai SundakPantai Timang,  Pantai Torohudan, Pantai Watugupit, Pantai Watutogok, Pantai Wediombo, Pantai Weru.
Gila,  Banyak banget pantai di Gunung Kidul! Berasa girlband, deh! *tetiba terdengar koor i want youuu.. i need you … i love you….* Sebenarnya jika mo berburu pantai di Gunung Kidul emang lebih baik menggunakan kendaraan pribadi, baik mobil atau motor. Tiga kali menjelajah pantai di Gunung Kidul, dua kalinya saya menggunakan motor sehingga bisa masuk ke pantai-pantai yang sebenarnya saya pun tidak tahu namanya kecuali yang memang sudah ada papan namanya, seperti Pantai Trio Baron Krakal Kukup yang jaraknya berdekatan, trus Pantai Sundak.
Berburu pantai di Gunung Kidul menggunakan motor memang memberikan keseruan tersendiri karena jalanan yang penuh tanjakan dan turunan yang berliku sanggup memberikan sensasi yang W-O-W! Terlebih jalan sepi sehingga bisa puas untuk menikmati pemandangan yang ada. Namun jangan lupa siapin jaket atau pake sunblock biar nggak gosong! Panasnya menyengat banget kalo pas musim kemarau.
Beberapa pantai di Gunung Kidul sudah pernah saya kunjungi, seperti Pantai BKK (Baron, Krakal, Kukup), Pantai Siung, dan beberapa pantai yang tidak saya tahu namanya karena saya lupa namanya. Haha!
Gunung Kidul memang sangat memesona untuk urusan pantai. Sangat layak untuk dijelajahi! Dan, saya pun nggak sabar untuk berburu pantai di Jogja, khususnya Gunung Kidul ini!
 *Sumber Foto: Danang Ari & Dan Sapar*
Beberapa foto pantai lain di Gunung Kidul bisa dilihat di SINI. Dan, di antara banyak pantai di Gunung Kidul tersebut saya tertarik banget untuk ngunjungin Pantai Indrayanti, Pantai Ngobaran, dan Pantai Timang.
*Pantai Indrayanti & Ngobaran, Sumber Yogyes*